Kesesuaian rencana arah pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional untuk mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju dan berkelanjutan, dengan “Berani Tangkap Banyak” nelayan dapat mempelajari teknologi dalam proses pengambilan ikan yang legal dan maju, sehingga nelayan Sulteng dapat mengikuti kemajuan teknologi dalam upaya memajukan pengelolaan perikanan sesuai standar mutu yang telah diterapkan oleh pasar domestik di Indonesia. Keluh kesah nelayan tertuang pada dialog interaktif tersebut, rata-rata nelayan mengeluhkan penangkapan ikan yang mulai sedkit akibat maraknya pemboman ikan, pembuatan dokumen perijinan pelayaran yang begitu rumit, ketersediaan BBM khusus nelayan yang tidak merata akibat tingginya kebutuhan BBM untuk operasional perusahaan penangkapan , nelayan menginginkan sarana dan prasarana dalam pengelolaan perikanan, serta beberapa kelompok nelayan membuat proposal kepada Gubernur Sulteng untuk bisa mendapatkan perahu sebesar 30 GT untuk menyaingi nelayan yang ada di Provinsi Gorontalo dan Manado dalam hal sektor perikanan.

Gubernur Sulteng akan mengkaji ulang program “Berani Tangkap Banyak” untuk memudahkan nelayan dalam mengelola mendapatkan perijinan pelayaran, pengelolaan perikanan, sarana dan prasarana perikanan untuk nelayan, sehingga harapan Pemerintah Sulteng dapat menjadikan nelayan Sulteng lebih maju bersaing dan berinovasi dipasaran domestik maupun pasar internasional.











